Social Icons

Belajar tetang Dirimu

Kata-kata itu keluar berjalan masuk kedalam hati merobek, menyayat, dan menghancurkan hati, terasa pedih terasa sakit.

Terdiam bukan kerena tak mampu menghadapi realitas, terdiam bukan berarti tak sanggup berjalan menyusuri jalan itu.

Rasa heran sekaligus kagum akan kehidupan yang mungkin secara pribadi bagiku tak rasional. Bagiku tak mugkin bisa dan terasa berat ada di posisimu itu.
Namun engkau tetap tersenyum manis, seakan realitas kehidupan yang kau jalani ada pada idealnya. Bagaimana bisa?

Terlitas dalam benakku satu kata “Pengharapan”. Hanya berpengharapan pada sesuatu yang transendenlah diri yang terbatas itu mampu melewati sulitnya relitas yang dijalani.
Dan bagiku itu sangat “Mempesona”.

Yah, kehidupanmu yang berpengharapanlah, yang membuatmu indah dan begitu mempesona.

” #Untuk yang ku cintai secara diam-diam. <3 :) Semangat Nona Tetemanis Selalu Sayang “
Share on Google Plus

About My Blog' Lets Try

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar